Tiga Cakep Kolaborasi Laksanakan Rencana Projek Kepemimpinan (RPK)

Tiga calon kepala sekolah (Cakep) dari SDN Kalijaga Permai Hj. Anite Gunarti, S.Pd, Agus Wartono, S.Pd, dan Dewi Pujiati, S.Pd saat ini sedang mengikuti Diklat Calon Kepala Sekolah (CKS) yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Cirebon bersama 53 peserta Diklat Cakep lainnya, sangat antusias melaksanakan salah satu bagian mata diklat berupa Rencana Projek Kepemimpinan.

Diklat CKS tahun2020 yang berpola IN ON IN atau model On the Job Training (OJT) dan In-Service Training (IST) . Jadi selain pembelajaran melalui kegiatan tatap muka antara peserta diklat dengan nara sumber dan/atau fasilitator dalam IST. Para calon kepala sekolah pun ditempatkan dalam kondisi yang sebenarnya melaksanakan proyek pengembangan sekolah di bawah bimbingan kepala sekolah tempatnya bertugas OJT.

Berangkat dari analisis raport mutu sekolah sebagai acuan indikatornya, ide kreatif dan inovasi dilatihkan muncul dari para CKS untuk memberikan solusi bagi pencapaian delapan standar pendidikan yang tertera belum maksimal dan perlu ditingkatkan dalam raport mutu sekolah. Setelah tahap diskusi dan koordinasi Ibu Novi Nurul K. S.Pd, M.PdI selalku kepala sekolah SDN Kalper. Masing-masing CKS pun mematangkan gagasan inovasinya dalam bentuk Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) . Rencana Proyek  Kepemimpinan (RPK) adalah penjabaran rencana pengembangan sekolah secara operasional yang di dalamnya memuat proyek  kepemimpinan calon kepala sekolah dalam menjalankan program/ kegiatan untuk peningkatan kinerja sekolah. RPK  disusun sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja sekolah/ madrasah, serta mampu meningkatkan prestasi siswa dan pencapaian students wellbeing. Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK). Proyek  kepemimpinan yang dilakukan calon kepala sekolah hendaknya mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan pembelajaran, pengembangan  kewirausahaan  serta kepemimpinan sekolah. Pelaksanaan RPK dilakukan minimal 2 siklus. Untuk lebih memahami penyusunan RPK, silahkan baca petunjuk penyusunan RPK dan contoh RPK.

Ibu Anite Gunarti, S.Pd. mencetuskan gagasan inovasi peningkatan komptensi yang menyasar standar isi melalui pendekatan scientific, Bapak Agus Wartono, S.Pd dengan gagasan inovasi yang menyasar peningkatan kompetensi di standar kelulusan (SKL) melalui peningkatan kompetensi guru dalam menyajikan pembelajaran berbasis High Order Thingking Skills (HOTS), dan Ibu Dewi Pujiati, S.Pd dengan gagasan kreatifnya yang menyasar standar penilaian yakni, peningkatan kompetensi keterampilan siswa melalui penerapan instrumen penilaian kinerja/psikomotor. Dari tiga cetusan gagasan inovasi tersebut kemudian dikolaborasikan menjadi bagian program mutualisme sekolah berupa workshop bertema “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Pemenuhan Student Wellbeing”.

Keseriusan program kolaborasi tiga CKS tersebut tampak dari struktur program kegiatan yang disusun selama tiga hari yakni dari Selasa s.d. Kamis, 03 s.d. 05 November 2020. Selain struktur program, pemateri berkompeten pun didatangkan untuk bahasan materi workshop tersebut. Tidak tanggung-tanggung, tiga instruktur Kota Cirebon sesuai bidangnya menjadi pematerinya yakni Andhi Rachman, S.Pd, Nova Haryono, S.Pd, Fauzi Ridwan Sayyidi, S.Pd. Berkat suport dari kepala sekolah, rekan-rekan sejawat, program RPK pun berjalan lancar dan sesuai harapan. Dalam testimoninya, rekan-rekan guru sejawat dari para CKS merasakan sekali manfaat pengayaan informasi dan keterampilan kembali dari apa yang sudah biasa mereka kerjakan dalam tupoksinya sebagai pendidik dengan basis kurikulum 2013. Dalam penutupan kegiatan workshop di Kamis, 05 November 2020, kepala sekolah menyampaikan rasa terimakasih dan bangganya kepada tiga CKS atas gagasan inovasi berupa program peningkatan kompetensi guru yang diharapkan akan bermuara pada peningkatan pelayanan sekolah demi hak pemenuhan student wellbeing.

Setelah selesai pemenuhan RPK diatas. CKS pun melanjutkan pemenuhan kegiatan On the Job Training berikutnya berupa kegiatan pengembangan keprofesian di sekolah magang 2 berdasar Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK). Upaya peningkatan kompetensi berbasis AKPK di sekolah lain adalah kegiatan calon kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensinya berdasarkan kebutuhan individu dengan belajar dari kepala sekolah mentor 2. Peserta diklat memilih salah satu indikator  dari setiap kompetensi pada AKPK yang paling rendah, kemudian berupaya untuk meningkatkan kompetensi tersebut dengan belajar dari kepala sekolah mentor 2 di sekolah magang. Belajar dapat melalui wawancara, studi dokumentasi, observasi kegiatan yang dilakukan kepala sekolah mentor 2. Apabila  menemui kendala untuk meningkatkan kompetensi yang paling rendah, misalnya karena kepala sekolah mentor ke-2 tidak mahir di bidang tersebut, Peserta diklat dapat memilih kompetensi lainnya yang juga rendah. Jika masih menemui kendala juga,  peserta diklat dapat mempelajari keunggulan sekolah tersebut di bidang apapun sebagai alternatif    terakhir.Penyusunan portofolio sebagai laporan hasil OJT dilengkapi bahan gelar karya. Presentasi dilakukan melalui penyajian lisan dan menggunakan alat bantu komputer/PC dengan program aplikasi Power Point selama minimal 30 menit per peserta dan dilaksanakan pada saat diklat In- Service Learning 2.

Laporan disahkan oleh pejabat Dinas Pendidikan/BKD misalnya Kabid dan Kasi terkait. Untuk calon kepala sekolah SD dapat juga disahkan oleh Kepala UPTD.

Pada akhir kegiatan On-the Job Training  (OJT)  kepala sekolah mentor memberikan penilaian sikap kepada peserta diklat yang melaksanakan OJT di sekolahnya. Hasil penilaian disampaikan dalam amplop tertutup dan diserahkan kepada lembaga penyelenggara diklat pada saat diklat In-Service Learning 2. Penilaian dilakukan oleh kepala sekolah mentor dengan menggunakan instrumen penilaian yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis penilaian. Penilaian pelaksanaan program OJT juga dilakukan oleh Pengajar Diklat. Semoga Allah memberikan kemudahan dan keberhasilan segala perencanaan serta pelaporan. Aamiin. Semangat.

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *