LITERASI ALAT UKUR KOMPETENSI SISWA (Setelah UN&USBN Terbitlah AKM)

Oleh :
Dewi Pujiati, S.Pd
Guru SDN Kalijaga Permai Kota Cirebon

Pada Selasa, 8 Desember 2020, sebanyak 75 siswa kelas IV dari 15 SD pertama kali mengikuti Simulasi Skala Besar Ujian Berbasis Komputer Daring (SSB UBKD). Simulasi ini diselenggarakan Pusmenjar Kemdikbud dan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Sebelumnya 48 SMP negeri dan swasta, pada 1 Desember 2020 melaksanakan kegiatan yang sama. SSB UBKD atau lebih sering disebut simulasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kali pertama dilakukan dengan peserta simulasi sebanyak 5 siswa per sekolah.

Ada tiga bagian dari program asesmen nasional yang digulirkan yaitu, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survey Karakter (SK) dan Survey Lingkungan Belajar (SLiB). Tujuan utama ketiga program itu untuk mendorong mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.

Capaian hasil belajar kognitif peserta didik yang akan diukur dalam AKM meliputi literasi dan numerasi. Karena dua kemampuan ini dianggap akan berdampak pada kemampuan semua mata pelajaran peserta didik. Komponen literasi membaca dan numerasi yang akan diujikan pada AKM sendiri dapat dibedakan dari segi konten, proses kognitif dan konteks.

Pada literasi membaca, segi konten meliputi (teks informasi dan teks fiksi), proses kognitif meliputi (menemukan informasi, interpretasi dan integrasi, evaluasi dan refleksi), konteksnya meliputi (personal, sosial budaya serta saintifik). Sedangkan untuk kemampuan numerasi segi konten meliputi (bilangan, geometri & pengukuran, data & ketidakpastian, aljabar). Proses kognitif meliputi (pemahaman, penerapan, penalaran), konteksnya meliputi (personal, sosial budaya serta saintifik).

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Cirebon Asep Komara, S.Pd., M.Pd menjelaskan, simulasi AKM merupakan rangkaian persiapan pelaksanakan AKM, SK dan SLiB serentak se- Indonesia. Diperkirakan dilaksanakan pada bulan Maret 2021, untuk siswa kelas VIII jenjang SMP. Pada Agustus 2021 bagi siswa kelas V SD.

Pada simulasi tahun 2020 ini, dikonsentrasikan untuk tes jaringan dan aplikasi. Akan ada simulasi – simulasi berikutnya di tahun 2021. Agar 30 peserta kelas V jenjang SD dan 45 peserta kelas VIII jenjang SMP dari tiap sekolah di kota Cirebon siap dengan adanya Asesmen Nasional pada waktunya nanti. Saat ini AKM dirancang sebagai pengganti dari Ujian Nasional (UN) dan USBN (*).

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *